Rabu, 19 Januari 2011

Metode-metode Pendidikan

Oleh: Defi Fahrur Rozi
(Staff Pengajar MA.Al-Huda) 
    Metode-metode yang biasa digunakan dalam ilmu jiwa pendidikan ialah:
  1. Instropeksi ialah metode untuk mempelajari gejala-gejala kejiwaan yang terjadi pada diri sendiri dengan sengaja teliti dan sistematis.
  2. Observasi ialah pengamatan secara sistematis terhadap perbuatan (tingkah laku) orang lain.
  3. Eksperimen ialah pengamatan secara teliti dalam waktu tertentu guna mempelajari gejala-gejala yang ditimbulkan dengan sengaja untuk mendapat sifat-sifat umum dari gejala kejiwaan, yaitu mencoba sesuatu sehingga dapt menimbulkan dengan sengaja terhadap situasi yang diselidiki. Hal ini merupakan keunggulan dibandingkan dengan observasi.
  4. Tes ialah suatu percobaan yang dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab atau perintah-perintah yang harus dikerjakan untuk mendapatkan gambaran tentang kejiwaan seseorang atau kelompok orang berdasarkan jawaban-jawaban dari kaidah-kaidah tertentu.
  5. Angket (questionnaire) yaitu suatu bentuk Tanya jawab secara tertulis dengan mengajukan daftar pertanyaanserdasarkan jawaban-jawaban yang diperoleh dapat diketahui keadaan jiwa seseorang atau sejumlah orang.
  6. Proyeksi adalah suatu metode yang dilakukan dengan jalan menyajikan suatu bahan (gambar, permainan, tulisan dan sebagainya) kepada individu yang diharapkan adanya jawaban yang merupakan proyeksi dari pribadunya.
  7. Case study adalah penyelidikan terhadap individu secara mendalam meliputi latar belakang social, fisik dan psikis waktunya cukup lama dan melalui berbagai periode pertumbuhan.
  8. Metode klinis adalah metode penyelidikan secara mendalam, kepada individu yang menyimpang dari tingkah laku normal untuk menentukan diagnosanya.